Mengatasai masalah kebiasaan makan yang tidak baik pada anak-anak
25 June 2009 at 1:36 pm Leave a comment
Ibu pasti setuju, betapa pentingnya menyediakan makanan yang sehat bagi keluarga. Namun seringkali Ibu menemui masalah dalam pelaksanaannya. Kurangnya waktu yang dimiliki untuk berbelanja atau memasak, terutama untuk para ibu yang bekerja di luar rumah, merupakan satu diantara sekian masalah yang timbul dalam menyediakan makanan yang sehat di rumah. Ada pula faktor ekonomi, seperti terbatasnya dana untuk membeli makanan yang sarat gizi terutama sumber protein hewani.
Pola makan yang kurang baik biasanya menjadi masalah utama bagi ibu-ibu jika menyangkut kebiasaan makan anak-anaknya. Sulit makan buah atau sayuran, suka memilih-milih makanan (picky eater) atau terlalu banyak mengkonsumsi makanan siap saji (fast food/junk food) merupakan tiga masalah kebiasaan makan yang sering dialami oleh para ibu.
Jadi, apa yang harus ibu lakukan untuk mengatasai masalah tersebut? Berikut beberapa tips yang bisa dipraktekkan di rumah.
Ajaklah semua anggota keluarga makan bersama minimal sekali sehari, misalnya pada saat makan malam. Makan bersama keluarga bisa membentuk pola makan yang baik bagi anak-anak, karena mereka biasanya cenderung mengikuti kebiasaan makan orang tuanya saat makan bersama.
Ajaklah anggota keluarga untuk merencanakan dan mempersiapkan makanan keluarga. Dapur dapat berfungsi sebagai tempat belajar yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal makanan sehat. Beri mereka tugas-tugas sederhana misalnya mencuci bahan makanan sebelum dimasak, menyiangi sayuran dan lain sebagainya. Anak-anak biasanya lebih suka memakan makanan yang mereka siapkan sendiri.
Orang tua sebaiknya memberikan contoh yang baik bagi anak-anak mereka dengan mengkonsumsi makanan yang sehat setiap hari. Jika sejak dini anak-anak terbiasa melihat orang tuanya memiliki gaya hidup yang sehat, maka mereka akan membawa kebiasaan tersebut hingga dewasa.
Biasakan untuk memperkenalkan makanan baru atau resep baru setiap minggunya dalam menu makanan keluarga. Kebiasaan ini diharapkan dapat menciptakan menu-menu favorit keluarga. Misalnya, buah disajikan dalam potongan kecil-kecil hingga mudah dimakan, dan dihidangkan bersama yogurt sebagai camilan yang sehat dan lezat.
Pilihlah bahan-bahan yang segar dan berkualitas ketika membeli makanan untuk keluarga. Makanan segar mengandung lebih banyak nutrisi dan rasanya lebih enak. Belilah buah-buahan dan sayuran yang sedang musimnya untuk menghemat biaya.
Menyediakan kudapan yang sehat, sarat gizi dan mudah dibawa-bawa merupakan salah satu trik untuk menghindarkan anak-anak jajan pada saat di luar rumah. Simpanlah biskuit dengan mentega kacang, sereal, buah segar, atau brondong jagung tawar dalam tas, laci mobil dan tempat-tempat lain yang mudah dijangkau. Cobalah untuk merubah jadwal waktu makan malam sehingga anda biasa makan bersama keluarga minimal empat kali dalam seminggu.
Entry filed under: Artikel, pola makan. Tags: anak-anak, Ibu, kebiasaan makan, keluarga, kudapan, makanan, pola makan.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed